Datangi Buncob Budidaya Tanaman Sayuran Sawi di Wilayah Binaan, Babinsa Kebomas Berikan Saran Kemajuan

Diposting pada

Gresik-kodim0817gresik.com

 

Babinsa Sertu Ali Shodikin Koramil 0817/Gresik  mendatangi Buncob (Kebun percobaan) budidaya tanaman sayuran sawi dengan sistem hidroponik yang berada di Kel. Gending, Kec. Kebomas, Kab. Gresik. Sabtu (2/12/2023).

Kedatangannya guna meninjau langsung terhadap perkembangan budidaya tanaman sayuran sawi yang tengah dikembangkan dengan sistem hidroponik di wilayah binaannya. Disambut langsung oleh Pak Ahmad yang menjadi pengelola Buncob tersebut.

 

Pak Ahmad mengungkapkan, alasan memilih untuk mengembangkan tanaman sayuran sawi melalui sistem hidroponik ialah untuk menghemat lahan. Selain itu, dengan sistem tanam hidroponik diharapkan dapat lebih cepat panen untuk memenuhi permintaan sayuran sawi di pasaran.

 

Seperti yang kita ketahui, sayuran sawi merupakan salah satu sayuran yang banyak digemari di kalangan masyarakat. Penggunaannya cukup banyak dan bervarian, diikutsertakan dalam sajian masakan (nasi goreng, mie goreng, maupun sejenis tumis sayur) juga kaya akan kandungan nutrisi yang sangat baik bagi tubuh.

 

Oleh karenanya, budidaya tanaman sayuran sawi sangatlah menjanjikan di era sekarang ini. Bermaksud untuk turut serta mengembangkan budidaya tanaman sayuran sawi, Babinsa Sertu Ali Shodikin menyampaikan beberapa saran dan masukan.

“Dengan sistem tanam hidroponik, Pak Ahmad harus rajin melakukan penyiraman (sprayer) dengan setiap hari untuk asupan mineral yang membantu proses pertumbuhan tanaman sayuran sawi,” ucapnya.

 

Ia menambahkan, menjadi salah satu kunci dalam kesuksesan budidaya tanaman sayuran sawi secara hidroponik yakni mengatur larutan nutrisi yang ada dalam botol bagian bawah. Karena menentukan tersedianya asupan nutrisi yang berguna untuk memacu pertumbuhan tanaman sayuran sawi juga supaya tidak kehabisan nutrisi.

 

Menurutnya, menjadi keunggulan dalam berbudidaya tanaman sayuran sawi secara hidroponik yakni masa panen yang lebih singkat. Namun perlu diperhatikan terhadap kondisi kesuburan tanaman dan pencegahan terhadap gangguan hama tanaman.

“Pemeliharaan harus dimaksimalkan, apabila diperlukan menggunakan cairan pestisida,” imbuhnya.

 

Saran dan masukan dari Babinsa Sertu Ali Shodikin menunjukkan kepeduliannya terhadap usaha pembuatan Buncob budidaya tanaman sayuran sawi yang ada di wilayah binaannya. Sehingga diharapkan akan lebih maju dan berkembang. Hasil panen dapat memenuhi permintaan di pasar dan kalangan masyarakat. (Pen0817).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *